Selasa, 31 Juli 2012

berkenalan dengan hantu impor

 

Indonesia terkenal dengan segudang koleksi mahluk-mahluk halus yang gentayangan dimana-mana. Ada pocong, kuntilanak, dedemit, tuyul, genderuwo, siluman, jin, peri yang bahkan di zaman informatika ini sering nampang di televisi dan mengunggah video dirinya di YouTube. Apakah di dalam ranah perhantuan ini Indonesia boleh menepuk dada sebagai juara? Ternyata tidak juga. Survei membuktikan bahwa di dunia Barat, populasi mahluk halus ini jauh melampaui baik dari segi kualitas, kuantitas maupun diversifikasinya. Di dunia Barat, selain ada hantu yang jahat dan mengerikan, ada pula hantu yang gemar bersenggama dengan manusia, ada hantu yang cantik dan telanjang, ada hantu yang bisa jadi kembaran diri kita, ada hantu yang gemar bikin kegaduhan di dalam rumah dengan melempar-lempar peralatan dapur, dan ada juga yang hobi merapikan rumah yang berantakan. Berikut biodata mereka yang dipaparkan bukan untuk membuat kita menjadi pemuja setan, tapi untuk menambah wawasan bahasa Inggris kita.
Perkenalan selanjutnya adalah dengan hantu yang masuk dalam keluarga sprite (entah mengapa minuman ringan atau softdrink juga dinamai Sprite). Sprite ini diambil dari kata spirit yang bermakna ’mahluk halus’. Termasuk dalam keluarga besar sprite ini adalah elf, fairy, pixies, gnomes, leprechaun. Hantu ini mempunyai sosok mahluk yang kecil, mempunyai daun telinga yang runcing (pointed ears) dan senang mengganggu dan mengusili manusia. Di dalam bahasa kita dia dinamakan ’kurcaci’ (entah juga kenapa kurcaci dipakai untuk merujuk kepada pramuka anak-anak). Sprite ini ada yang hidup di dalam kolam dan menjadi juru kunci di situ dan dinamakan nymph. Dalam banyak mitologi nymph ini digambarkan sebagai perawan cantik tanpa busana yang senang bercengkerama di atas daun teratai yang besar. Karena perangainya yang lepas bebas dalam memancarkan seksualitasnya, maka dalam terminologi psikologi ada kata nymphomania yaitu kelainan hiperseksual, di mana seseorang melakukan aktivitas seksual yang berlebihan seperti melakukan masturbasi setiap hari.

Gnome yang juga diberi nama goblin, brownie (bukan nama kue) adalah mahluk halus yang berpenampilan mirip dengan tuyul. Namun kalau tuyul dalam legenda kita, gemar mencuri di rumah yang disatroninya, maka goblin ini gemar mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Dia tidak suka dilihat oleh manusia dan bekerja pada malam hari dan sebagai imbalan si pemilik rumah cukup menyediakan makanan secukupnya (biasanya bubur atau madu) . Goblin ini tidak suka pemberian makanan ini disebut dengan ’bayaran’ (payment) dan dia akan minggat kalau pemberian makanan ini disebut dengan bayaran atau bila dia merasa sudah dimanfaatkan oleh si pemilik rumah. Fairy di bahasa kita sering dinamakan dengan peri, mempunyai kegemaran untuk menculik bayi dan menukarnya dengan bayi lain (changeling) dan untuk menangkal fairy ini maka orang akan memasang ’besi dingin’ (besi ini bak racun untuk fairy), jimat (charm) dari tanaman herbal rowan di depan pintu rumah.
Hantu mengerikan lainnya adalah mephisto yang dilukiskan dengan wajah yang horor menakutkan, dapat terbang (karena memiliki sayap seperti kelelawar). Mephisto ini menjadi tenar dari legenda Jerman Faust, dimana si Faust ini menggadaikan jiwanya (sell his soul) kepada mephisto untuk menggapai tujuannya. Hantu menakutkan lainnya dalam legenda Barat adalah Lucifer yang konon merupakan jelmaan setan, setelah dia diusir dari taman firdaus. Karena lekat dengan asosiasi api neraka, maka dalam bahasa Belanda lucifer merupakan metafora dari ’korek api’. Setan yang terkenal lainnya adalah Ariel yang disebut-sebut dalam novel Shakespeare The Tempest. Ariel ini adalah setan yang dipenjarakan dalam pohon dan dibebaskan oleh tukang tenung Prospero dengan janji dia akan berbakti menjadi kaki tangan dan mata telinga untuk Prospero.
Ada hantu lain yang mempunyai spesialisasi menjadi kembaran kita yang dinamakan doppelganger. Hantu ini bisa mendirikan bulu roma, karena teman-teman kita bisa bertemu dengan kembaran diri kita, padahal fisik kita yang asli berada di tempat lain. Jadi dengan kata lain ada dua pribadi serupa pada saat yang sama di tempat yang berbeda. Doppelganger ini dianggap sebagai firasat buruk bahwa seseorang akan segera menemui ajalnya. Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln konon melihat doppelganger (kembarannya) sesaat sebelum dia tewas ditembak. Dan ada satu lagi fenomena mengerikan yang dinamakan poltergeist. Poltergeist dimaknai sebagai fenomena dimana di dalam sebuah rumah dan disaksikan oleh manusia, benda-benda beterbangan tanpa ada yang melemparkan, disertai dengan suara aneh seperti ketukan pintu, gelegar suara logam, suara menyeramkan dan kadang-kadang disertai dengan hempasan orang yang berada di dalam rumah itu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar